Bertemu tanpa sengaja
menjadi 1 almamater.... setiap semester pasti ada yang gugur...
entah karena bosan, tak mampu, bahkan karena Ekonomi
yang tadinya banyak jadi sedikit,
yang tadinya tak tau menajadi tau,
yang tadinya teman jadi musuh,
yang tadinya musuh jadi teman...
waktu demi waktu, tutur kata yang menyakitkan, umur dan sifat yang berbeda kini ada di titik perjuangan bangku kuliah yang terakhir yaitu "Mahkota Hitam yang indah itu "
kau tahu Sahabat ...
aku adalah satu dari puluhan KITA yang berjuang....
Terima kasih sahabat,...
berkatmu, aku takan bisa sekuat ini..!
takan bisa sampai di titik akhir ini...
dimana ku pernah mulai goyah karena keadaan yang tak bisa ku selesaikan sendiri, tapi kau tau ? engkau tetep ada disampingku dan meyakinkanku untuk tetap bertahan....
Terima kasih sahabat...
saat ku ungkapkan semua kekuranganku kau masih tetap berada dekat denganku, walau kadang sering tak sejalan pemikiran ..
tapi semua itu takan membuat kita terpecah belah..!
Bahkan nanti, hingga Jabatan yang membedakan kita Sahabat .....
Created by:
Mutiara Kadjaya
coretan Kehidupan Ara.....
Kehidupan yang menjadi inspirasi untuk membuat karya-karya dan semangat untuk angan dan harapan :)
Minggu, 23 November 2014
Kamis, 02 Oktober 2014
Mereka Masalaluku. dan ku harapkan engkau mampu menjadi masa depanku...!
Amarah hati yang kadang menjadikanku jenuh,sisi egoismu yang kadang buatku ingin berhenti ....
tapi seakan tak mampu ku hentikan, sebab ingin ku percayakan dirimu untuk menjadi masa depanku !
Mereka tak tau apa arti KITA ! mereka hanya tau dan mampu merusak KITA ...
biarkanlah masalaluku ada di setiap perjalanan hidupku, karena merekalah yang mengajarkanku hidup, untuk kembali bagiku tak mungkin ... karena jelas aku sedang mencari arti Kita di masa depan !!
Aku hanya sedikit kurang mengerti tentang cara mengartikanmu tentang Arti Kita sebenarnya, apakah kamu paham makna dari KITA ?
masalaluku mempunya banyak cerita ...
dan begitupun sebaliknya, kamu mempunyai cerita yang banyak di masalalumu kan ?
bagaimana kita menyatukan masalalu kita berdua ...
biarkan mereka terus bersama kita,
menjadi bagian dari pertemuan kita,
menjadi pembelajaran dari hubungan kita
menjadi intropeksi dari setiap masalah kita ...
bahagia jika masalalu kita mampu merubah kita ke arah yang lebih baik, itupun jika kita tau mempergunakan masalalu kita !!
Tenanglah wahai Masa depanku....
tak perlu kau resah dan takut,
karena mereka masalaluku, dan ku harap engkau mampu menjadi masa depanku kelak.....
Created by:
Mutiara Kadjaya
tapi seakan tak mampu ku hentikan, sebab ingin ku percayakan dirimu untuk menjadi masa depanku !
Mereka tak tau apa arti KITA ! mereka hanya tau dan mampu merusak KITA ...
biarkanlah masalaluku ada di setiap perjalanan hidupku, karena merekalah yang mengajarkanku hidup, untuk kembali bagiku tak mungkin ... karena jelas aku sedang mencari arti Kita di masa depan !!
Aku hanya sedikit kurang mengerti tentang cara mengartikanmu tentang Arti Kita sebenarnya, apakah kamu paham makna dari KITA ?
masalaluku mempunya banyak cerita ...
dan begitupun sebaliknya, kamu mempunyai cerita yang banyak di masalalumu kan ?
bagaimana kita menyatukan masalalu kita berdua ...
biarkan mereka terus bersama kita,
menjadi bagian dari pertemuan kita,
menjadi pembelajaran dari hubungan kita
menjadi intropeksi dari setiap masalah kita ...
bahagia jika masalalu kita mampu merubah kita ke arah yang lebih baik, itupun jika kita tau mempergunakan masalalu kita !!
Tenanglah wahai Masa depanku....
tak perlu kau resah dan takut,
karena mereka masalaluku, dan ku harap engkau mampu menjadi masa depanku kelak.....
Created by:
Mutiara Kadjaya
Jumat, 19 September 2014
"Aku Bisa"
Aku adalah satu dari puluhan KITA yang berjuang....
Orang Tuaku adalah satu dari puluhan orang tua yang banting tulang....
untuk sampai ke titik di mana semua terasa begitu menakjubkan, sungguh !! tak dapat di ungkapkan dengan perasaan....
Pesimis setiap memulai Semester baru ...
ada yang dengan mudah,
ada yang hanya menunggu panen kebun,
ada yang menunggu pinjaman...
bahkan ada yang menyerah ....
aku mungkin tak berharap lebih! tapi percaya atau tidak, Aku mampu sampai di Sini.
sampai dimana ku hapuskan tanggapan miring terhadapku, ku hapuskan kesombongan orang terhadapku, ku hapuskan ketidak percayaan orang terhadapku !!!
aku hanya tersenyum sambil berbisik dalm hati "Aku bisa" ......
aku bisa seperti mereka Ayah ...
Aku bisa Sesukses mereka Ibu....
Terima kasih untuk Doa dan Keinginanmu dulu bu...
maaf tidak bisa membahagiakanmu sewaktu kau masih hidup....
engkau selalu tetap menjadi Ibu terhebat dalam hidupku :*
Terima kasih Ayah...
terima kasih untuk keringat tulusmu..., maaf belum bisa memberikan yang terbaik buatmu, tapi bersabarlah yah, saatnya akan tiba,ayah hanya duduk bahagia dalam rumah, biarkan Anka-anakmu yang merawatmu :*
Created by:
Mutiara Kadjaya
Kamis, 28 Agustus 2014
Catatan Seorang Wanita Psoriasis part II
Dalam menghadapai kehidupan yang begitu hebatnya...
lagi-lagi masalah ekonomi yang sering bersahabat denganku ..
dari keluarga yang sederhana, Perekonomian yang pasang surut, dan keadaan keluarga yang tak seimbang ......
Aku harus menerima kenyataan bahwa, aku lebih cepat di tinggalkan oleh mama
bahkan untuk merasakan hasil dari perjuangannya untuk menyekolahkanku dalam dunia kesehatan tak di nikmatinya lagi, sifat tertutupnya mama itu sama sepertiku. itu hal yang selalu ku sesali sampai saat ini ,,,.... !! dan aku tak ingin seperti mama yang menyembunyikan sakitnya ...
mecoba terbuka pada siapapun mulai ku lakukan !
Ada yang datang lalu pergi,
Ada yang memandang sebelah mata,
Ada yang jijik,
dan ada yang tetap bertahan :) ......
Disinilah aku bertemu dengan banyak orang, dan banyak sifat ...
Mulai belajar di bangku kuliah, membuat ku sedikit lupa akan duka ...
tapi aku tak lupa dengan PSORIASIS ....
aku tak lupa bagaimana dia mengambil kebahagiaanku, bagaimana dia mengambil kulit normalku, bagaimana dia mengambil kenyamananku ....
tapi setidaknya aku mendapat pelajaran bagaimana untuk bersyukur .. ( ^-^)
#continued....
Created by:
Mutiara kadjaya
lagi-lagi masalah ekonomi yang sering bersahabat denganku ..
dari keluarga yang sederhana, Perekonomian yang pasang surut, dan keadaan keluarga yang tak seimbang ......
Aku harus menerima kenyataan bahwa, aku lebih cepat di tinggalkan oleh mama
bahkan untuk merasakan hasil dari perjuangannya untuk menyekolahkanku dalam dunia kesehatan tak di nikmatinya lagi, sifat tertutupnya mama itu sama sepertiku. itu hal yang selalu ku sesali sampai saat ini ,,,.... !! dan aku tak ingin seperti mama yang menyembunyikan sakitnya ...
mecoba terbuka pada siapapun mulai ku lakukan !
Ada yang datang lalu pergi,
Ada yang memandang sebelah mata,
Ada yang jijik,
dan ada yang tetap bertahan :) ......
Disinilah aku bertemu dengan banyak orang, dan banyak sifat ...
Mulai belajar di bangku kuliah, membuat ku sedikit lupa akan duka ...
tapi aku tak lupa dengan PSORIASIS ....
aku tak lupa bagaimana dia mengambil kebahagiaanku, bagaimana dia mengambil kulit normalku, bagaimana dia mengambil kenyamananku ....
tapi setidaknya aku mendapat pelajaran bagaimana untuk bersyukur .. ( ^-^)
#continued....
Created by:
Mutiara kadjaya
Rabu, 16 Juli 2014
catatan seorang wanita psoriasis
untuk menghadapi kenyataan bahwa..
aku tak seberuntung wanita-wanita pada umumnya
aku belajar untuk menerimanya
yah,... Untuk wanita seusiaku , yang hanya memikirkan pendidikan tanpa hal-hal yang lain
tapi aku berjuang bersama psoriasis !
penyakit yang kadang mampu meruntuhkan semangat hidupku,
dia mampu membuatku hancur,
dia mampu menjadikanku sedikit tak bernilai lagi ..
tak terbayangkan sisa hidupku, ku habiskan dengan penyakit ini !
kadang membandingkan dengan orang lain sering ku lakukan,
mengapa aku, mengapa mereka ?
bagaimana aku, bagaimana mereka ?
tapi inilah hidupku...
suka duka harus ku lalui sejak bangku SMA, kulit yang semakin berubah setiap hari harus ku terima
sakit dan perih bahkan samapi berdarah pun sudah ku anggap biasa ,
aku harus menahan perih saat dingin,panas,dan air kena kulitku ..
untuk hidup normal lagi seperti dulu mungkin mustahil ...
#continued...
Created by:
Mutiara kadjaya
aku tak seberuntung wanita-wanita pada umumnya
aku belajar untuk menerimanya
yah,... Untuk wanita seusiaku , yang hanya memikirkan pendidikan tanpa hal-hal yang lain
tapi aku berjuang bersama psoriasis !
penyakit yang kadang mampu meruntuhkan semangat hidupku,
dia mampu membuatku hancur,
dia mampu menjadikanku sedikit tak bernilai lagi ..
tak terbayangkan sisa hidupku, ku habiskan dengan penyakit ini !
kadang membandingkan dengan orang lain sering ku lakukan,
mengapa aku, mengapa mereka ?
bagaimana aku, bagaimana mereka ?
tapi inilah hidupku...
suka duka harus ku lalui sejak bangku SMA, kulit yang semakin berubah setiap hari harus ku terima
sakit dan perih bahkan samapi berdarah pun sudah ku anggap biasa ,
aku harus menahan perih saat dingin,panas,dan air kena kulitku ..
untuk hidup normal lagi seperti dulu mungkin mustahil ...
#continued...
Created by:
Mutiara kadjaya
Jumat, 04 April 2014
Tak sedikitpun rasa takutku untuk jujur padamu tentang keadaanku
Tak sedikitpun rasa takutku untuk jujur padamu tentang
keadaanku ,
Karena aku percaya kau mampu merubah semuanya menjadi
lebih baik dari sebelumnya ...
Lama ku fikirkan perasaan yang begitu ku takuti padamu ,
Saat engkau mulai hadir dalam hari-hariku , aku mampu
percaya bahwa kau tepat ..
Tapi lagi-lagi cinta mundustaiku , dia mampu mengubah
semuanya
Tapi ku lihat lagi apakah memang cinta yang melakukannya
ataukah perasaan sombongmu yang berada dibelakang cintamu ?
Sungguh tak ku percaya kesombonganmu mampu merubah
cintamu yang begitu ku percaya ..
Dia mampu mengubah kata cinta menjadi benci ,
Dia mampu mengubah kata sayang menjadi Jijik ,
Dia mampu mengubah kata memiliki menjadi menjauhi ...
Yah , ... aku tau resiko setelah ku jujur padamu.
Dengan begitu kita paham dan mengerti jalan mana yang
harus kita berdua lewati ....
aku tidak pernah menyalahkanmu .....
Karna jelas kau menginginkan sosok yang mendekati
sempurna untuk berada di sisimu ,
Dan memang itu bukan diriku ...
Aku wanita yang sebagian hidupnya dengan resep obat-obatan
, dengan dokter , bahkan dengan kematian....
Langganan:
Postingan (Atom)


